Kata Dokter
Mungkinkah lutut nyeri karena masuk angin? Pertanyaan ini terngiang di benak Jeff Karem. Ia merasakan akhir-akhir ini lutut sakit sekali. Datangnya tiba-tiba. “Kalau lagi kumat, seperti otot tertusuk tulang. Sakit banget,” keluh bikers asal Bandung yang juga kontributor Em-Plus ini.
Seorang rekannya yang berprofesi sebagai guru olah raga bilang, kejadian ini juga kerap dialami pemain basket. “Katanya tulang masuk angin. Istilahnya pengembunan,” terang Jeff.
Masuk akal. Pasalnya, doi bikers banget, penyemplak Honda Stead chopper suka jalan malam. Makin dikuatkan, ia jarang pakai celana panjang dan lutut sering tertempa angin. Tanpa pelindung.
Dr. Aviandy Sukarto, Msc. SpKP menganalisa hal ini. Ia mencari tahu pola makan juga gaya hidup. Ia suka begadang, perokok berat, suka makanan berkolestrol tinggi, tidur kurang kadang mengkomsumsi alkohol dan jarang olah raga. 
Itulah biang kerok utama. Menurut ahli terapis zona meridian ini, gejala sakit lututnya bukan semata karena masuk angin. “Angin tadi cuma faktor yang menambahkan sakit tadi. Penyebab utamanya karena ia nggak fit dan memiliki gaya hidup dan pola makan kurang baik.”
Berbagai kondisi tak ideal akan terjadi. Pola makan tadi membuat LED (Laju Endap Darah) menjadi tinggi. Darah mengental (sel darah lebih banyak dari serumnya) dan memicu terjadinya pengapuran tulang.
Prinsipnya seperti cara kerja mesin. “Jika piston digeber terus-terusan dan oli kurang baik, jelas bikin baret dinding silinder. Nah, di tubuh manusia juga begitu. Antara dua tulang persendian ada cairan yang sangat licin. Di antara tulang terdapat bantalan yang disebut anulus vibrosus. Pengapuran tadi menyebabkan tumbuhnya tulang baru di kiri-kanan ruas tulang (spur formation),” ungkap Dr. Aviandy.
Menurut ahli kedokteran komunitas ini, tulang tumbuh tadi menggesek tulang awal dan saat digerakkan akan sakit sekali. Makin bahaya, gejala ini tak hanya menyerang persendian seperti lutut. Lewat getaran terus menerus, bertambahnya usia dan pola makan yang jelak, spur formation bisa menyerang tulang punggung.
Tumbuhnya tulang tadi bisa menjepit susunan urat syaraf terutama di tulang punggung. “Banyak sekali pasien saya yang bikersmengalami ini,” jelas dokter yang kerap disapa Kang Dondy ini.
Selain memperbaiki pola makan dan gaya hidup, penyembuhan bisa melalui fisioterapi atau terapi zona meridian. Untuk penyakit yang memiliki keluhan seperti itu, coba metode penyembuhan dengan alat Chronosonic Ultra Sound.
“Dengan teknik akupuntur, seperti yang saya jalankan. Pengapuran tulang atau syaraf yang terjepit (interlock) dibebaskan dengan frekuensi suara sampai 98 mhz,” papar dokter ramah ini.
“Tulang tumbuh menjadi menumpul, pembuluh darah terbuka maksimal dan syaraf terjepit bisa dikembalikan seperti semua,” saran dokter yang juga doyan riding ini sambil mempersilakan brothers yang mengalami keluhan untuk menyambangi tempat praktiknya.
Untuk yang mencari pengobatan lain, silakan hubungi ahli fisioterapi di kota masing-masing.
| Dr. Aviandy Sukarto, Msc. SpKP |
| 1. RS Kramat 128, Sebelah Apotik Titi Murni Jl. Kramat Raya, No. 124, Jakarta Timur Praktik Tiap Selasa-Kamis, Jam 10:00-16:00 |
| Bintaro Sektor 9, Ichsan Medical Centre Praktik Tiap Rabu-Sabtu, Jam 09:00-14:00 |

Mamaku lagi sakit. Di bagian pinggul, katanya urat kejepit, sudah lama juga. sudah pernah di ronsen di RS. Fatmawati 2 kali, juga berobat ke dokter, tidak ada hasil. Pernah juga disuntik apa gitu yang mahal, juga tidak ada hasil. Kemaren coba ke daerah Klender, ke alternatif (liat di TV). Tapi, biayanya mahal. Si tabibnya bilang, 4 kali kesana, dia yang tangani sendiri, biayanya 5 juta! Katanya kalau dioperasi biayanya bisa lebih dari itu. Ada yang tau alternatif mana yang kira-kira tokcer, dan tidak mahal banget biayanya?????
Joel Deksa Mastana yang menjadi Penasihat Pemanduan Selamat prihatin atas peristiwa kemalangan Adi Firansyah. Baginya, kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi sesiapa sahaja ketika memandu di jalanan. “Sepertinya Adi tidak sempat berhenti lagi. Lawannya di depan tiba-tiba berpatah balik, tentu tidak ada waktu bertindakbalas.”
MOTOSIKAL ADI FIRANSYAH
Pandulah dengan hati-hati, ujar beliau buat semua penunggang motosikal. “Ciri-ciri motosikal Adi sendiri memang pantas. Prestasi enjin dan bentuk badan yang aerodinamik membuatkan penunggangnya tidak sedar ketika memecut dengan kelajuan tinggi. Sebagai gambaran, dengan kelajuan 60 km/jam sahaja, jarak pemberhentian memerlukan 16 meter. Oleh itu, hal ini boleh menimbulkan bahaya jika lalai dalam mengenalpasti objek di depan,” jelas Joel.
Kebolehan otak untuk bertindakbalas terhadap sesuatu objek yang muncul secara tiba-tiba dijelaskan oleh Dr. Aviandy Sukarto, ahli kedoktoran masyarakat. “Ketika melihat sesuatu, mata akan mengimbas objek tersebut dan bertindakbalas dalam tempoh 0.02 saat. Seterusnya, gambaran objek tadi akan dikirim ke otak untuk diterjemahkan dalam waktu 1.55 saat. Ini hanya berlaku untuk objek statik! Jika objek bergerak, jarak waktunya lebih lama lagi,” kata beliau.
Joel sebagai pelatih penunggang motosikal sangat mahu seluruh penunggang khususnya penunggang motosikal memiliki kemahiran menunggang dengan baik. “Secara umumnya, pihak berkuasa sudah menggariskan syarat untuk mendapatkan lesen memandu yakni lulus kursus “safety riding”. Dengan itu, mereka yang berada di atas jalan sangat memahami kemahiran dan potensi bahaya. Apatah lagi mangsa yang terkorban adalah budak berusia 9 tahun. Sudah pasti dia belum mempunyai lesen dan seharusnya tidak boleh memandu di atas jalan,” tutupnya.
Saya Yulia, saya salah satu pasien dokter aviandy di RS IMC bintaro. Awalnya saya merasakan ada benjolan tepat ditengah-tengah leher saya, karena saya awam saya pikir itu hanya benjolan biasa saja, namun menurut keluarga itu benjolan luar biasa, harus diperiksakan segera ke dokter yang memang benar-benar ahli. Sempat bingung, karena menurut dokter umum harus segera dioperasi karena benjolan itu sudah sebesar telur ayam kampung, tetapi tidak membahayakan. Saya berfikir seribu kali untuk melakukan sebuah operasi di daerah leher yang menurut saya leher merupakan daerah yang vital. Akhirnya orang tua saya berfikir untuk mencari dokter lain, dengan syarat bisa sembuh tanpa operasi. Ternyata mencari informasi itu alhamdulillah sangat mudah, dikarenakan adiknya temen orang tua saya terkena penyakit kanker hati, dia sudah tidak bekerja karena penyakit yang dideritannya. Yang saya kaget setelah beberapa waktu, saya mendapat kabar bahwa dia sudah kembali kerja dan mempunyai semangat hidup yang tinggi. Saya penasaran, kok bisa sekarang jadi kaya gini, dia bilang “selama ini saya berobat ke dokter alternatif”. Saya sangat tertarik, saya mencoba mencari tahu tentang dokter tersebut. Setelah mendapatkan alamat dan waktu prakteknya, saya langsung menuju kesana. Ternyata saya di diagnosa Tumor Kelenjar Getah Bening, oleh Dr Aviandy Sukarto. Dokter meyakinkan saya ” Jangan dioperasi ” Karena hasilnya akan sia-sia saja. Dr Aviandy sukarto akan mengobati saya dengan metode TERAPI ZONA MERIDIAN (CHOROSONIC ULTRA SOUND) dan memberikan obat HERBAL secara rutin, dokter meyakinkan saya akan sembuh, karena Tumor Kelenjar Getah Bening saya berada tepat ditengah leher kemungkinan bermasalah dengan gigi saya. Pengobatan sudah berjalan selama 6 bulan, dan benjolan saya berangsur-angsur mengecil dan akan hilang. Saya sangat senang, dengan metode yang dilakukan Dr Aviandy Sukarto, penyakit saya sembuh tanpa operasi(Alhamdulillah).
Saya bernama Zaenal, usia 60th, berdasarkan EMG terindikasi Neurophatic DM dan berdasarkan MRI ada indikasi disk bulging VL 5 S.1. Apakah penyakit ini bisa disembuhkan dengan system akupuntur dokter? dimana ada praktek di Jakarta Barat? Mohon jawaban dokter. Terima kasih